Sisa 2 Slot

Visi Anda, Keahlian Kami. Mari Bekerja Sama!

Business & Tech

Cara Membuat Toko Online Sendiri: Panduan Lengkap 2026

4 menit baca

Cara Membuat Toko Online Sendiri: Panduan Lengkap 2026

Sebelum Memulai

Kenaikan biaya marketplace sepanjang 2026 membuat banyak penjual mulai membangun kanal milik sendiri. Toko online sendiri memberi kontrol penuh atas harga, tampilan brand, dan data pelanggan, dengan biaya per transaksi yang umumnya lebih rendah.

Namun, toko sendiri juga menuntut Anda mendatangkan pembeli dan mengelola operasional sendiri. Jika belum yakin, hitung dulu perbandingannya di kalkulator toko online sendiri vs marketplace.

1. Tentukan Tujuan dan Produk Unggulan

Mulailah dari produk yang paling layak dijual lewat kanal sendiri: produk yang sering dibeli ulang, produk dengan margin paling tertekan biaya marketplace, atau produk khas brand Anda.

  • Siapa pembeli utama toko Anda?
  • Produk mana yang akan dijual pertama kali?
  • Apa alasan pembeli memilih toko Anda dibanding marketplace?

2. Pilih Jenis Platform

JenisCocok untukYang perlu diperhatikan
Website builder berlanggananMulai cepat tanpa urusan teknisBiaya langganan rutin dan fitur terbatas pada yang disediakan
WordPress + WooCommerceToko dengan katalog standar dan anggaran terbatasPerlu merawat plugin, tema, dan keamanan secara berkala
Toko online kustomAlur khusus: harga reseller, sinkronisasi stok, integrasi sistem lainBiaya awal lebih tinggi dan butuh waktu pengembangan

Menurut IDN Times, WordPress dan WooCommerce bisa dipakai gratis, sedangkan tema premium berkisar Rp500.000 hingga Rp1.500.000 sekali beli.

3. Siapkan Domain dan Hosting

Domain adalah alamat toko Anda, misalnya namabrand.com. Hosting adalah tempat file dan data toko disimpan. Menurut IDN Times, domain berkisar Rp180.000 hingga Rp350.000 per tahun, dan hosting yang mampu menjalankan WooCommerce Rp600.000 hingga Rp2.500.000 per tahun.

  • Pilih nama domain yang pendek dan mudah diingat.
  • Pastikan domain terdaftar atas nama bisnis Anda, bukan atas nama vendor.
  • Aktifkan SSL agar alamat toko diawali https dan dipercaya pembeli.

4. Pasang Pembayaran Online

Payment gateway memungkinkan pembeli membayar lewat QRIS, virtual account, e-wallet, atau kartu kredit, dengan konfirmasi otomatis. Sebagai contoh, Midtrans mengenakan 0,7% per transaksi QRIS dan Rp4.000 per transaksi virtual account, tanpa biaya pengaturan.

Untuk usaha mikro, menurut Kompas.com Bank Indonesia menetapkan MDR QRIS 0% untuk transaksi hingga Rp500.000 mulai 1 Oktober 2026. Bandingkan tarif, waktu pencairan dana, dan dukungan layanan antarpenyedia sebelum memilih.

5. Atur Pengiriman dan Ongkir

  • Cek ongkir otomatis. Hubungkan toko dengan layanan cek ongkir agar biaya kirim tampil saat checkout.
  • Pilihan kurir. Sediakan beberapa kurir, termasuk opsi ekspres untuk pembeli di kota yang sama.
  • Kebijakan gratis ongkir. Tetapkan syarat yang jelas, misalnya minimal belanja, agar tidak menggerus margin.
  • Pelacakan pesanan. Kirim nomor resi otomatis lewat email atau WhatsApp.

6. Lengkapi Legalitas dan Kebijakan Toko

  • NIB. Nomor Induk Berusaha menambah kepercayaan dan juga menjadi syarat diskon biaya layanan marketplace menurut Permen UMKM No. 3 Tahun 2026 (Liputan6).
  • Kebijakan pengembalian barang. Jelaskan syarat retur dan refund dengan bahasa sederhana.
  • Kebijakan privasi. Jelaskan data pelanggan apa yang Anda simpan dan untuk apa.
  • Kontak yang jelas. Cantumkan WhatsApp, email, dan alamat usaha.

7. Siapkan Halaman Produk yang Menjual

  • Foto yang konsisten. Gunakan latar dan pencahayaan yang sama untuk semua produk.
  • Deskripsi unik. Jangan menyalin deskripsi dari marketplace apa adanya; tulis ulang dengan manfaat, ukuran, dan cara pakai.
  • SEO dasar. Gunakan kata kunci yang dicari pembeli di judul produk dan kategori.
  • Cepat di HP. Kebanyakan pembeli berbelanja dari HP. Pelajari Core Web Vitals dan optimasi mobile.

8. Datangkan Pembeli

  • Pelanggan yang sudah ada. Tawarkan harga khusus atau program member untuk pembelian ulang di toko sendiri, dengan cara yang sesuai kebijakan marketplace Anda.
  • WhatsApp dan media sosial. Bagikan tautan produk dan promo langsung ke pelanggan.
  • Iklan berbayar. Menurut IDN Times, iklan Google atau Meta bisa dimulai dari Rp30.000 hingga Rp100.000 per hari.
  • Pencarian Google. Artikel dan halaman produk yang baik membawa pembeli tanpa biaya per klik.

9. Ukur dan Kembangkan

Pantau trafik, konversi, dan margin per produk setiap bulan. Pasang Google Analytics untuk melihat asal pembeli. Saat pesanan bertambah, pertimbangkan sistem manajemen pesanan dan sistem stok agar stok di marketplace dan toko sendiri tetap sinkron.

Perkiraan Modal

Menurut IDN Times, modal awal toko online sederhana umumnya Rp1 juta hingga Rp4 juta. Tambahkan anggaran promosi bulanan dan biaya pembayaran online.

Jenis tokoPerkiraan biaya
Toko sederhana (WordPress + WooCommerce)Rp1 juta – Rp4 juta modal awal
Toko online lewat jasa pembuatan (kisaran pasar)Rp3 juta – Rp15 juta ke atas
Toko online kustom dengan sistem khususDihitung per ruang lingkup

Rincian kisaran harga jasa pembuatan ada di panduan biaya pembuatan website di Lampung.

Sumber

  1. Berapa Biaya untuk Bikin Toko Online Sendiri Tanpa Marketplace? IDN Times, 5 Juli 2026
  2. Harga Midtrans Midtrans, dicek 18 September 2026
  3. Mulai 1 Oktober 2026, Transaksi QRIS hingga Rp 500.000 Bebas MDR, Ini Rinciannya Kompas.com, 19 Agustus 2026
  4. Marketplace Wajib Diskon Biaya Layanan 50% untuk Produk Lokal Liputan6, 22 Juni 2026

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama membuat toko online sendiri?

Toko berbasis template bisa siap dalam beberapa hari jika konten sudah lengkap. Website kustom di Erkabased biasanya membutuhkan sekitar 2-4 minggu, dan toko dengan sistem khusus seperti sinkronisasi stok mengikuti ruang lingkup web app, sekitar 4-12 minggu.

Apakah perlu NIB untuk membuat toko online?

NIB membuat usaha Anda lebih dipercaya dan memudahkan kerja sama dengan penyedia pembayaran. NIB juga menjadi salah satu syarat diskon biaya layanan marketplace 50% menurut Permen UMKM No. 3 Tahun 2026.

Bagaimana cara menerima pembayaran di toko online sendiri?

Gunakan payment gateway yang menyediakan QRIS, virtual account, e-wallet, dan kartu kredit, sehingga pembayaran terkonfirmasi otomatis. Bandingkan tarif dan waktu pencairan dana antarpenyedia sebelum memilih.

Bisakah tetap berjualan di marketplace setelah punya toko sendiri?

Bisa, dan untuk kebanyakan penjual justru disarankan. Marketplace membantu menemukan pembeli baru, sedangkan toko sendiri melayani pelanggan yang membeli ulang dengan biaya per transaksi yang lebih rendah.

Apa kesalahan yang sering terjadi saat membuat toko online?

Menyalin deskripsi produk dari marketplace apa adanya, lupa menghitung biaya promosi, domain didaftarkan atas nama vendor, dan tidak menyiapkan kebijakan pengembalian barang yang jelas.

Di Erkabased, kami membangun toko online kustom untuk penjual di Bandar Lampung dan kota lain di Indonesia, lengkap dengan pembayaran online dan pengiriman. Biar kami yang urus sisi teknisnya, Anda fokus pada produk dan pelanggan. Hubungi kami untuk berdiskusi.

Build & Rebuild Website Book

Panduan Sukses Website Gratis

Dapatkan strategi ahli untuk merencanakan, meluncurkan, dan mengembangkan website Anda.Unduh panduan ini dan mulai bangun website yang lebih cerdas hari ini.

Artikel Terkait